JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menyiapkan sedikitnya 50 personel untuk mengatur dan mengamankan kantong parkir pada pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM).
Kegiatan MHM itu digelar selama 2 (dua) hari yakni Sabtu-Minggu (30-31 Mei 2026), bertempat di Kawasan Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar.
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto mengatakan, bahwa pihaknya telah memetakan sedikitnya 12 titik kantong parkir yang akan dijaga langsung oleh personel Perumda Parkir.
“Ada kurang lebih 12 titik, mulai dari Jalan Haji Bau, Arief Rate, Lamadukelleng, Yoseph Latumahina, Maipa, Tugu MNEK, Patung Gajah, Jalan Metro Tanjung, Somba Opu, hingga Datu Museng,” ujarnya saat ditemui di Kawasan Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/05/2026) sore.
Ryan menjelaskan, seluruh titik tersebut akan dijaga langsung oleh pegawai Perumda Parkir melalui sistem “soft force” sesuai instruksi direksi perusahaan.
“Berdasarkan instruksi Pak Dirut, Perumda Parkir menurunkan seluruh personel untuk menjaga area parkir. Jadi tidak ada jukir yang kami berdayakan. Kami yakin kerja tim ini dapat menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Ryan menuturkan, pada pelaksanaan kegiatan MHM, pengelolaan parkir sepenuhnya ditangani oleh pegawai resmi Perumda Parkir.
“Teman-teman sudah turun langsung menghimbau dan menyampaikan kepada para jukir agar kegiatan besok tidak diganggu oleh jukir liar maupun jukir resmi karena akan dikelola langsung oleh Perumda Parkir,” tuturnya.
Ryan juga mengimbau kepada masyarakat agar memastikan petugas parkir yang bertugas menggunakan atribut resmi Perumda Parkir, seperti rompi dan kartu identitas (ID card).
“Kalau ada petugas menggunakan ID card dan rompi Perumda Parkir, berarti itu resmi. Kalau tidak memiliki ID card, berarti tidak resmi,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali mengatakan, pihaknya tidak ingin persoalan tarif parkir liar seperti yang sempat terjadi pada kegiatan di Trans Studio Mall kembali terulang.
“Kami tidak mau kejadian kemarin seperti di Trans Studio Mall terulang kembali. Karena itu, kami menurunkan full tim pegawai Perumda Parkir untuk menata perparkiran di sekitar lokasi kegiatan,” bebernya.
ARA sapaan akrab Dirut Permudah Parkir Makassar Raya itu menyebutkan, tarif parkir selama pelaksanaan Makassar Half Marathon bersifat flat tanpa tarif progresif.
“Tarifnya khusus, Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Tidak ada lagi tarif Rp 10.000 atau pungutan di luar ketentuan tersebut,” sebutnya.
ARA meminta masyarakat menolak membayar tarif parkir yang melebihi ketentuan serta meminta karcis resmi dari petugas.
“Tolong kepada masyarakat, jangan membayar parkir lebih dari ketentuan. Minta karcisnya. Seluruh pegawai kami sudah dibekali karcis parkir,” imbuhnya.
Selain itu, Perumda Parkir juga menyiapkan layanan pengaduan masyarakat apabila ditemukan pungutan liar maupun jukir ilegal di lapangan.
“Masyarakat bisa melapor ke layanan Humas Perumda Parkir di nomor 0811-4266-8899. Foto, videokan, lalu viralkan jika ada pelanggaran,” katanya.
ARA menambahkan, pihaknya turut berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan Brimob untuk pengamanan area parkir selama kegiatan berlangsung.
“Kami akan menurunkan Tim Reaksi Cepat bersama Brimob. Kalau ada yang macam-macam, langsung kami tindak,” tutupnya. (*)
Laporan : Tim
Editor : Budhy JH