www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Jelang Musda Golkar, IAS Temui Appi Di Rujab Wali Kota Makassar

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) — Pasca menerima surat diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bertemu secara khusus dengan figur kuat Golkar Sulsel lainnya, yakni Munafri Arifuddin (Appi).

Hal itu dilakukan guna menjaga stabilitas dan soliditas internal partai.

“Setelah dari Jakarta (memenuhi panggilan DPP Golkar), saya langsung meminta waktu beliau (Appi) untuk bertemu, dan Alhamdulillah ketemu disini (rujab). Saya menghargai Appi sebagai salah satu kader Golkar yang sedang bersinar saat ini,” ungkap IAS kepada wartawan sesaat setelah pertemuan tersebut, Jum’at (26/06/2026) kemarin.

Appi dan IAS mengobrol santai kurang lebih 30 menit di ruang tamu rujab wali kota. Kedekatan keduanya memang tidak perlu diragukan. Apalagi, IAS adalah Ketua Tim Pemenangan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) pada Pilwalkot 2024 lalu.

Langkah IAS menemui Appi merupakan bagian dari persiapannya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan IX.

Terkait hasil pertemuan tersebut, IAS mengaku enggan menjelaskannya sepihak.

“Insya Allah lebih baik ditanyakan langsung kepada beliau (Appi). Yang pasti, saya datang sebagai bentuk penghormatan sesama kader dan menyampaikan ajakan untuk sama-sama memajukan Golkar ke depan,” ujar IAS.

Bagi IAS, keutuhan partai diatas segalanya. ​Langkahnya merangkul semua pihak, menegaskan statusnya sebagai politisi senior yang memegang teguh nilai-nilai kultural adat di Sulawesi Selatan.

Dengan mengedepankan sisi sipakatau (saling menghormati), IAS ingin memastikan bahwa kontestasi politik tidak mengorbankan hubungan personal dan soliditas kader.

​”Ini bukan sekadar soal persaingan, tapi bagaimana kita saling menghargai. Hubungan silaturahmi dengan Pak Appi harus terjaga dengan baik, demi Golkar ke depan,” pungkasnya.

​IAS juga menyampaikan harapannya agar Musda Golkar Sulsel IX mendatang tidak menjadi ajang perpecahan.

Sebaliknya, momen tersebut harus menjadi panggung bagi Partai Golkar untuk menunjukkan kelasnya sebagai partai yang matang.

​”Kami berharap Musda mendatang akan menjadi arena bagi Golkar untuk memamerkan kematangan berpolitik dan unjuk soliditas para kadernya kepada masyarakat,” harapnya
.
​Dengan adanya pertemuan ini, tensi politik jelang Musda diharapkan tetap sejuk, sekaligus mengirimkan sinyal positif bahwa Golkar Sulsel siap menghadapi agenda-agenda politik ke depan dengan barisan yang solid. (*)

Laporan : Tim
Editor : Budhy JH