www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

SKK PC PMII Kota Makassar Resmi Digelar, Mardiana Rusli : Jadilah Pelopor dan Penggerak Perubahan

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Korps Pergerakan Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PMII) Cabang Kota Makassar, menggelar kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK) dengan tema, “Berlayar dengan Ilmu, Bergerak untuk Perempuan Berdaya”.

Kegiatan itu digelar di gedung Balai Diklat Keagamaan, Jalan Sultan Alauddin No. 105 A, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Sabtu (13/06/2026).

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli, Direktur Pascasarjana UMI Prof. Laode Husein, Kepala Kesbangpol Kota Makassar Fathur Rahim, Ketua KOPRI PC PMII Kota Makassar Misnawati, Ketua Cabang PMII Kota Makassar Muh. Arfiansyah Aris, para pengurus Komisariat dan Rayon se-kota Makassar, dewan senior, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli menekankan, pentingnya kaderisasi perempuan sebagai investasi masa depan bangsa, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kader perempuan PMII harus mampu menjadi pelopor perubahan dan mengambil peran strategis dalam pembangunan Indonesia Timur,” ujarnya.

“Kader perempuan PMII khususnya di cabang Makassar harus terus di dorong dan di perkuat agar kedepannya mampu menjawab tantangan sosial, politik, dan kebangsaan di era modern seperti sekarang ini,” sambung Mardiana Rusli yang juga merupakan kader PMII.

Sementara itu, para pemateri dan tamu undangan yang hadir memberikan apresiasi terhadap konsistensi KOPRI PMII Kota Makassar dalam membangun ruang pembelajaran dan pengkaderan bagi kader-kader perempuan.

Sekolah Kader KOPRI (SKK) ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader perempuan yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta komitmen kebangsaan yang kuat sehingga dapat berkontribusi secara nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kegiatan ini, KOPRI PMII Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader perempuan yang progresif, kritis, dan siap menjadi penggerak perubahan, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (*)

Laporan : Tim
Editor : Budhy JH