www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Geruduk Bank BTN Makassar, Maulana : Mereka Ingkar Janji, Pembohong

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Mafia Perbankan, kembali mendatangi kantor Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Makassar di jalan Kajaolalido, Jum’at (24/06/2022) siang.

Aksi yang digelar usai shalat Jum’at itu, menuntut pihak Bank BTN Makassar untuk segera bertanggung jawab dan menyelesaikan persoalan dengan salah seorang nasabah dari bank plat merah tersebut.

Koordinator aksi Maulana Yusdianto, dalam orasinya menuntut agar pihak Bank BTN untuk segera menepati janjinya dan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh salah seorang nasabahnya.

“Kami datang di sini menuntut pertanggung jawaban. Sampai saat ini pihak BTN terus ingkar janji. Tanah yang sudah dibeli dan dilunasi sejak 2 (dua) tahun lalu, sampai detik sertifikatnya belum juga diberikan,” ucap Maulana.

Ia mengungkapkan, bahwa sebagai lembaga perbankan Pemerintah, harusnya Bank BTN memberi contoh yang baik kepada bank lainnya.
.”Harusnya bank BTN beri contoh yang baik, tapi kok ini malah merugikan nasabah, ada apa?,” pungkasnya.

Diketahui, massa aksi dari <span;>Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Mafia Perbankan ini sebelumnya sudah pernah mendatangi kantor bank BTN Cabang Makassar pada Kamis (16/06/2022) lalu, perihal kasus yang sama.

Menurut Maulana, pihak bank BTN yang menemui mereka pada Jum’at siang tadi mengatakan, bahwa sertifikat yang mereka tuntut sudah ada di kantor BPN Makassar.

“Katanya pihak bank, sertifikat itu sudah ada di BPN Makassar. Tapi pas kami cek, pihak BPN malah mengungkapkan fakta berbeda. Lagi-lagi pihak bank BTN berbohong,” jelasnya.

Maulana menambahkan, bahwa pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai selesai.

“Kami akan terus kawal kasus ini sampai selesai. Kami tidak akan pernah berhenti sampai pihak bank BTN menyerahkan sertifikat tersebut yang menjadi hak saudara kami,” terang Maulana. (*)

Laporan : Budhy
Penulis   : Budhy