www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Walikota Makassar Paparkan 7 Program Strategis MULIA 

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Walikota Makassar Munafri Arifuddin, memaparkan visi dan program strategis MULIA dalam Rapat Paripurna yang digelar di kantor DPRD Kota Makassar, Rabu (11/06/2025).

Dalam paparannya Walikota Makassar itu menjelaskan, bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 akan menjadi pedoman utama arah pembangunan kota selama 5 (lima) tahun kedepan.

“Penyusunan RPJMD ini sebagai pedoman dalam menentukan arah pembangunan kota kedepan. Selain itu, ini juga merupakan bentuk nyata dari aspirasi masyarakat kota Makassar,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh unsur untuk bersama-sama mewujudkan visi-misi MULIA (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan), yang dimana visi tersebut sejalan dengan agenda besar nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari bersama-sama kita wujudkan apa yang selama ini menjadi harapan kita semua,” ajak Appi sapaan akrab Walikota Makassar itu.

Lanjut Appi menyebutkan 50 program strategis MULIA secara sistematis, dimana dalam program tersebut pemerintah fokus pada 7 (tujuh) prioritas utama yang dianggap paling menyentuh kebutuhan masyarakat.

Adapun 7 (tujuh) program utama yang menjadi skala prioritas pasangan MULIA itu diantaranya :

1. Pembangunan stadion bertaraf internasional dan menyediakan fasilitas olahraga modern.

2. Mendirikan Makassar Creative Hub untuk mengembangkan kreativitas generasi muda.

3. Mengembangkan layanan publik berbasis digital melalui Makassar Super App agar warga mudah mengakses pelayanan.

4. Memasang instalasi air bersih gratis guna meningkatkan cakupan air bersih ke seluruh wilayah.

5. Menyediakan seragam dan perlengkapan sekolah gratis melalui pemberdayaan UMKM lokal.

6. Menghapus iuran sampah bagi masyarakat prasejahtera sebagai bentuk keadilan sosial.

7. Memperluas jaminan sosial kepada kelompok rentan agar hak dasar mereka terpenuhi.

“Semua program ini disusun bukan hanya sebagai janji politik, tetapi juga solusi terhadap tantangan perkotaan seperti urbanisasi, ketimpangan, dan perubahan iklim,” ungkapnya.

Appi memastikan, bahwa pemerintah kota akan melibatkan publik melalui konsultasi, pemantauan berkala, dan pelaporan terbuka, serta mengingatkan seluruh SKPD untuk bekerja secara terpadu agar masyarakat benar-benar merasakan dampak perubahan secara nyata dan menyeluruh.

“Saya berharap, seluruh SKPD untuk bekerja secara terpadu, agar masyarakat kita benar-benar merasakan dampak perubahan yang nyata dan menyeluruh,” tutupnya. (*)

(Budhy)