www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa
iklan arya 2

PSM Makassar Pindah ke Banyuwangi, Media Officer: Hoax!

MAKASSAR — Klub papan atas Liga 1 PSM Makassar yang sempat diisukan bakal dilego oleh seorang pengusaha asal Banyuwangi dianggap hoax!.

Sulaiman Abdul Karim, Media Officer menegaskan bahwa isu klub berjuluk Pasukan Ramang yang akan dijual sehingga berpindah markas ke Banyuwangi telah berhembus sejak 2014.

Awalnya, isu tersebut sempat menyeruak pada 2019 ketika CEO PSM, Munafri Ariffudin, kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar.

Lalu, beberapa hari setelah Pilkada Kota Makassar 2020 digelar, di mana Munafri Ariffudin kembali keok, pecinta PSM kembali dibuat resah akibat kembali berhembus derasnya isu tersebut.

Salah satu orang dekat Munafri Ariffudin sempat membuat sebuah cerita di akun instagram yang mengatakan CEO PSM Makassar ingin beristirahat dari ingar bingar dunia sepak bola.

Hal itu berarti Munafri Arifuddin bakal meletakkan jabatannya sebagai CEO yang telah dipegang sejak 2016 dan membuka peluang bagi siapa saja untuk mengakuisisi saham mayoritas klub.

Isu kian berhembus tak karuan setelah istri Munafri Arifuddin, Melinda Aksa, membalas sebuah cerita di akun Instagram pribadinya, menanggapi perihal rencana pengunduran diri sang suami.

“Hehehehe banyak yang tanya soal ini. Sampai hari ini, Pak Appi (Munafri Arifuddin) masih CEO PSM. Wajar banyak yang kecewa sikap beberapa suporter. Tapi saya yakin masih lebih banyak suporter PSM mendukung Pak Appi pada saat berjuang kemarin,” tulis Melinda Aksa.

“Kami tidak bisa membalasnya satu per satu. Insha Allah diusahakan selalu terbaik untuk PSM Makassar. Pak Appi cinta PSM untuk selamanya, di dalam ataupun di luar management,” tulis Melinda Aksa lagi.

Setelah beberapa hari terahir memilih bungkam, manajemen klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan pun akhirnya buka suara.

“Hanya sebatas rumor yang telah sering berhembus sejak beberapa tahun lalu. Saat ini, kondisi internal tetap kondusif dan bersiap menyambut musim baru Liga 1,” tegas Sulaiman Karim.

Untuk saat ini, aktivitas PSM Makassar memang terhenti sejak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menghentikan Liga 1 kompetisi sejak November lalu. (*)