www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

2 Jenazah Korban Longsor Maros Berhasil Di Identifikasi Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel

JEJAKHITAM.COM (MAROS) – Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel kembali berhasil mengidentifikasi 2 (dua) jenasah yang diduga merupakan korban tanah longsor yang terjadi di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, pada Selasa (27/12/2022) lalu.

Dalam musibah itu, 6 (enam) orang dinyatakan hilang, 3 (tiga) unit rumah hanyut terbawa arus, dan 1 (satu) rumah tertimbun material longsor.

Sehari sebelumnya tepatnya Sabtu (07/01/2023), kedua jenasah tersebut ditemukan di lokasi berbeda yaitu di Sungai Walanae, Kecamatan Mallawa Maros dan Kecamatan Libureng Kabupaten Bone.

Tim DVI yang dipimpin Kaur DVI Biddokkes Polda Sulsel Kompol Abd. Rahman, SKM., M.A.P., didampingi Dokter Ahli Forensik dr. Deny Mathius, Sp.F., M. Kes., dan Kasat Reskrim Polres Maros Iptu Slamet, SH.,MH melakukan identifikasi jenasah di RSUD Lapaloi Kabupaten Maros, Minggu (08/01/2023).

Hasil identifikasi Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel, Jenasah yang ditemukan warga di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone bernama Nurhikmah alias Adel (12), alamat Dusun Moncongjai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros yang teridentifikasi dari gigi gerigi, properti berupa kalung emas, gelang karet warna hitam dengan tinggi badan 135 cm.

Sementara jenasah yang ditemukan di Kecamatan Mallawa teridentifikasi bernama Emi (30), alamat Dusun Moncongjai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros yang teridentifikasi dari gigi gerigi depan nampak bekas pasang behel, property Kalung emas dengan liontin warna hitam, ciri medis berupa bekas operasi pada leher, tinggi badan 155 cm.

Ahli Forensik dr. Deny Mathius, Sp.F., M. Kes., mengungkapkan, bahwa kedua jenazah berjenis kelamin perempuan tersebut masih dapat dikenali dari ciri primer dan sekunder.

“Kedua jenazah berjenis kelamin perempuan itu masih dapat dikenali dari ciri primer dan sekundernya,” ungkap dr. Deny.

Ditempat yang sama, Ketua Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel Kompol Abd. Rahman, SKM., M.A.P menjelaskan, setelah dilakukan identifikasi, kedua jenasah tersebut adalah korban bencana tanah longsor.

“Kedua jenasah yang telah di identifikasi, secara ilmiah tak terbantahkan lagi merupakan korban bencana tanah longsor di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, yang terjadi pada 27 Desember 2022 lalu,” Jelas Kompol Abd. Rahman, SKM., M.A.P. (*)

 

Laporan : Tim
Penulis   : Budhy