www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

3 Remaja Diduga Anggota Geng Motor Bodrex, Diamuk Warga Mangasa dan Motornya Dibakar

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Sebanyak 3 (tiga) orang remaja yang diduga anggota kelompok geng motor Bodrex, menjadi sasaran amukan warga Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, tepatnya didepan Masjid Silaturahim (perbatasan wilayah Gowa – Makassar), Minggu (24/04/2022) dinihari, sekitar pukul 04.17 Wita.

Selain menghakimi ketiganya, motornya pun juga tak luput dari amarah warga.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, ketiga remaja itu melintas didepan Masjid Silaturahim dengan kecepatan tinggi. Mereka juga terlihat membawa sesuatu yang tampak seperti busur (anak panah).

“Bonceng tiga ki, baru gas-gas ki, ada napegang itu yang dibelakang kayak busur,” ujar saksi mata yang tidak ingin disebutkan identitasnya itu.

Ia menuturkan, bahwa selama ini mereka memang sangat meresahkan dan membuat masyarakat Mangasa dan sekitarnya merasa kurang aman.

“Selama ini mereka (geng motor bodrex) memang sangat meresahkan warga, khususnya warga Mangasa. Karena sudah berapa kali kejadian selama bulan Ramadhan ini, mereka masuk kesini membuat keributan dan melakukan penyerangan kepada warga, makanya warga kesal,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, saat ditangkap, mereka sempat di hakimi, namun berhasil melarikan diri dan masuk kesalah satu rumah warga untuk meminta perlindungan.

“Sempat di massa, cuma berhasil lolos dan lari masuk kesalah satu rumah warga. Untung didalam rumah itu ada orang sakit, sehingga warga memilih tinggalkan rumah itu dan menunggu diluar,” bebernya.

Terpantau di lokasi, 1 (satu) unit motor milik dari ketiga remaja yang diduga anggota geng motor Bodrex itu, dibakar habis oleh warga.

Saat ini, ketiga remaja tersebut sudah diamankan oleh pihak Kepolisian. Namun, belum diketahui pasti apakah ketiga remaja itu memang bagian dari kelompok anggota geng motor Bodrex atau bukan.

Hingga berita ini dilayangkan, belum diketahui pasti identitas dari ketiga remaja naas tersebut. Tim juga masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait peristiwa ini. (Budhy)