www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Oknum Wakil Ketua DPRD Lutim Diduga Aniaya Pengawas SPBU Wasuponda

JEJAKHITAM.COM (LUWU TIMUR) – Sikap arogan dan brutal kembali dipertontonkan oleh seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari fraksi partai PAN berinisial US. Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap pengawas SPBU Desa Togo, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis (05/05/2022) malam, sekitar pukul 18.10 Wita.

Dari video yang beredar, tampak jelas seorang laki-laki berpakaian putih memakai kopiah berdiri di sebuah SPBU sedang mengoceh. Sesaat kemudian seorang laki-laki berpakaian hitam, juga turun dari mobil langsung menghampiri  dan spontan memukul pengawas SPBU itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penganiayaan itu bermula karena oknum anggota DPRD tersebut tidak terima atas kekosongan BBM jenis Pertalite yang hendak ia isikan kedalam mobilnya.

Pengawas SPBU Wasuponda inisial R, yang juga menjadi korban penganiayaan dari oknum anggota DPRD tersebut, kepada wartawan menceritakan kronologis kejadiannya.

“Awalnya oknum Wakil Ketua DPRD Lutim inisial US itu datang menggunakan mobil warna hitam berplat merah dan meminta agar segera diisikan BBM emergency jenis Pertalite. Namun karena belum tersedia, akhirnya operator kami memberikan penjelasan. Bukannya terima, si oknum Wakil Ketua DPRD itu tersebut justru memaki dan memarahi operator kami. Melihat terjadi cekcok, sebagai pengawas saya hampiri untuk meredam sekaligus memberikan penjelasan lebih detail,” ungkap R kepada awak media.

“Saya sudah kembali jelaskan bahwa ini Pertamina baru. jadi untuk sementara waktu belum tersedia karena sedang diurus izinnya. Tapi si oknum Wakil Ketua DPRD itu tidak terima, malah ia mencoba memukul saya dengan cara menampar, namun untungnya saya berhasil menghindar. Tiba-tiba muncul sopirnya langsung memukul saya yang mengenai lengan kiri atas dan juga menendang kaki saya,” jelasnya.

Lanjut R menjelaskan, selain memukul, oknum anggota DPRD itu juga melontarkan kata-kata yang tidak pantas dan arogan kepada kami.

“Selain memukul, si oknum anggota DPRD itu juga melontarkan kata-kata yang tidak pantas dan juga dengan arogan mengatakan bahwa, “Kau tidak tau saya”, dan mencoba kembali menampar saya,” bebernya.

Atas kejadian itu, pihak SPBU Wasuponda dalam hal ini R selaku pengawas, melaporkan peristiwa yang menimpanya itu ke Polres Luwu Timur untuk ditindak lanjuti.

Hingga berita ini diturunkan, oknum anggota DPRD Luwu Timur inisial US itu belum memberikan tanggapan apapun terkait peristiwa yang menyeret namanya tersebut. (Tim)