www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa
iklan arya 2

Polrestabes Makassar Sita Ratusan Kendaraan Knalpot Brong, Budhi : Tindak Tegas Tanpa Pandang Buluh

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Ratusan kendaraan roda 2 (dua) dan belasan roda 4 (empat) berknalpot brong, diamankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Makassar.

Sebanyak 308 unit kendaraan yang disita itu terdiri dari 144 mobil, 152 motor yang ditindak Tim Penikam, 5 motor yang ditindak Polsek Rappocini, dan 3 Polsek Tamalate.

Dalam keterangannya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Budhi Haryanto menegaskan, kendaraan berknalpot brong itu akan diamankan selama 3 (tiga) bulan kedepan.

“Polrestabes Makassar mengambil langkah tegas untuk menertibkan seluruh kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi khususnya yang berknalpot brong,” ucapnya saat ditemui, Kamis (23/02/2022) sore.

Langkah tegas itu menurut Budhi Haryanto adalah demi menjaga kenyamanan dan ketentraman warga Kota Makassar.

“Selain mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat, knalpot brong itu juga dapat memicu terjadinya tindakan kriminal seperti tawuran, pencurian dengan kekerasan (Curas),” jelas Kapolrestabes Makassar itu.

Atas pertimbangan itu, Budhi Haryanto pun menegaskan akan menindak kendaraan berknalpot brong tanpa pandang bulu.

“Hal tersebut yang menjadikan kita sepakat kita akan tindak tegas, tidak ada toleransi. Tidak ada tawar menawar untuk memberikan kebijakan, kita akan melihat ini sebagai tindakan tegas untuk menjaga keamanan Kota Makassar,” tegasnya.

Penindakan yang dilakukan sepanjang 2 (dua) bulan terakhir itu dianggap telah memberi efek jera kepada para pengendara yang berknalpot brong.

“Kita bersyukur karena efeknya setelah dilakukan penindakan, keluhan dari masyarakat berkurang,” pungkasnya.

Budhi pun mengimbau agar masyarakat Kota Makassar untuk tidak lagi menggunakan knalpot brong pada kendaraannya.

“Imbauan saya selaku Kapolrestabes Makassar kepada seluruh masyarakat yang masih gunakan knalpot brong, silahkan diganti dengan yang sesuai spesifakasi,” tuturnya. (*)

Laporan : Tim
Penulis   : Budhy