www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketum PB Untuk Pengurus PMII Cabang Makassar

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Makassar masa khidmat 2022-2023, hari ini resmi dilantik oleh Ketua Umum PB PMII, Muh. Abdullah Syukri.

Pelantikan yang mengusung tema, “Transformasi Gerakan PMII Menuju Kota Makassar Yang Metaverse”, digelar di Ballroom Teater Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar, Jalan AP. Pettarani, Senin (06/06/2022) siang, sekitar pukul 13.40 Wita.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum PB PMII Muh. Abdullah Syukri beserta rombongan, Sekertaris Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Makassar Raisul Jaiz, Walikota Makassar yang diwakili Kepala Kesbangpol Drs. Zainal Ibrahim, M.Si, Ketua DPRD Sulsel, A. Ina Kartika Sari, SH.,M.Si, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, Ketua PCNU Makassar Dr. KH. Kaswad Sartono, M.Ag.

Selanjutnya, Ketua KNPI Makassar Hasrul Kaharuddin, SH.,MH, para Ketua-ketua OKP (HMI, IMM, GMNI, PMKRI, GMKI, SEMMI, KAMMI, Kopma KGH), serta para pengurus dan kader Komisariat dan Rayon PMII se-Cabang Makassar.

Tampak di lokasi, kedatangan Ketua Umum PB PMII disambut dengan pagelaran Angngaru’ yang diperagakan oleh panitia pelaksana.

Acara itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII, yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Ketua PMII Cabang Makassar M. Ilham, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya pelantikan itu. Pihaknya berkomitmen, kedepannya akan membuat perubahan besar di PMII Cabang Makassar.

“Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kami para pengurus. Kami juga senantiasa mengharapkan dukungan dan masukan dari para senior dan alumni, agar PMII di Makassar ini bisa jauh lebih baik kedepannya,” tutur Ilo sapaan akrab M. Ilham.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PMII Muh. Abdullah Syukri mengungkapkan, bahwa dinamika organisasi adalah hal yang mendewasakan kita. Sejak PMII didirikan, kita tetap konsisten berbicara tentang keberagaman, toleransi, yang dimana semua itu termaktub dalam Nilai Dasar Pergerakan (NDP) kita, yang dipayungi oleh Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah Nahdiyah sampai hari ini.

“Kepada sahabat-sahabat pengurus cabang yang baru selesai dilantik saya berpesan, bahwa dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar dan sah-sah saja selama tidak melanggar aturan organisasi. Gerakan kita juga harus senantiasa selaras dengan Nilai Dasar Pergerakan kita di PMII. Perbedaan, keberagaman, dan toleransi, adalah hal yang harus senantiasa kita kedepankan,” ucap Abe sapaan akrab Abdullah Syukri.

Abe menambahkan, bahwa di PMII kita juga diwarisi tentang nilai kebangsaan dan nalar kritis sebagai kader pergerakan.

“Sebagai anak muda, kader PMII harus kritis terhadap berbagai hal. Jangan jadi anak muda yang apatis, hedonis, dan matrealistis. Kita juga harus mampu memberikan solusi dan terlibat langsung dalam penyelesaian setiap persoalan,” tambahnya.

Sekertaris Mabincab PMII makassar Raisul Jaiz mengatakan, selama ini dinamika PMII di Kota Makassar itu karena konflik kepentingan para senior, sehingga kesannya tidak ingin melihat organisasi ini makin besar.

“Sebenarnya masalahnya cuma 1 (satu) sampai hari ini, yakni adanya kepentingan senior-senior yang akhirnya menciptakan konflik yang tidak produktif. Semoga pengurus cabang kali ini mampu dan bisa menyudahi persoalan itu dan merangkul semuanya,” ucap Ra’is.

Di tempat yang sama, Ketua PCNU Makassar Dr. KH. Kaswad Sartono M.Ag mengungkapkan, bahwa kedepannya PMII khususnya di Kota Makassar, harus mampu memperlihatkan performa dan tampilan terbaiknya.

Selanjutnya, Ketua Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Drs. Zainal Ibrahim, M.,Si, di awal sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Walikota karena tidak sempat hadir dalam acara tersebut, karena ada sesuatu hal yang juga tidak kalah pentingnya.

Dirinya berharap, semoga dibawah kepemimpinan Ketua PMII Makassar yang baru selesai dikukuhkan, itu bisa terus mengawal semangat-semangat kebangsaan dan bisa bersinergi dengan semua pihak, khususnya pemerintah.

“Semoga kedepannya, Ketua PMII cabang Makassar dan para pengurusnya yang baru saja selesai dilantik, tetap konsisten mengawal semangat kebangsaan, dan menjalin sinergitas dengan seluruh elemen yang ada,” ujarnya.

Jelang acara usai, panitia pelaksana kembali menampilkan performa tarian 4 etnis, dilanjutkan dengan salawatan, dan ditutup dengan pembacaan do’a.

Diketahui, sebelum pelantikan cabang Makassar, Ketua PB PMII juga melantik beberapa pengurus cabang daerah yang ada di Sulawesi Selatan. Diantaranya Gowa, Takalar, Bulukumba, Bone, dan Soppeng.

Acara pelantikan pengurus PMII Cabang Makassar ini sempat diwarnai kericuhan. Beberapa orang yang mengatasnamakan bahwa dirinya juga adalah kader PMII, mencoba merangsek masuk kedalam forum. Namun karena kesigapan aparat keamanan dalam mengamankan situasi, keributan akhirnya bisa diredam, dan pelantikan berjalan aman dan lancar. (*)

Laporan : Budhy
Penulis   : Budhy