www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

AMARA SULSEL Soroti Lambannya Pemerintah Atasi Kelangkaan BBM dan LPG Subsidi

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Aliansi Mahasiswa untuk Rakyat (AMARA) Sulawesi Selatan, menyoroti lambannya penanganan yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi persoalan kelangkaan BBM subsidi dan LPG 3 Kg yang terjadi di masyarakat beberapa pekan terakhir.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum AMARA SULSEL Muhammad Budhy, yang menyebutkan, bahwa kelangkaan tersebut sangatlah berdampak pada sistem perputaran roda perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Mestinya pemerintah daerah segera mengambil langkah konkrit dalam mencari solusi untuk menangani persoalan kelangkaan ini,” ujar Ketua AMARA SULSEL kepada media ini, Rabu (09/09/2026) malam.

Budhy juga mendesak, agar aparat penegak hukum (APH) segera membentuk tim khusus guna menyelidiki adanya dugaan penyimpangan penyaluran BBM subsidi dan LPG 3 Kg.

“Kami mendesak Polda Sulsel bersama ESDM, Pertamina, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk turun langsung ke lapangan memeriksa dan mengawasi rantai distribusi penyaluran yang tersebar di 24 daerah di Sulsel,” desaknya.

Mantan aktivis PMII Sulsel itu menegaskan, agar APH jangan tebang pilih dalam menegakkan hukum apalagi terhadap oknum nakal yang bermain dalam penimbunan BBM dan LPG subsidi ini.

“Tindak tegas para penimbun dan pangkalan nakal, karena akibat ulahnya rakyat menjadi korban,” sebutnya.

Berdasarkan monitoring AMARA SULSEL di kota Makassar, ditemukan antrean panjang hampir di seluruh SPBU. Selain itu, LPG 3 kg sangat sulit didapat di pangkalan resmi, dan harga di pengecer mencapai Rp35.000 per tabung.

Tak hanya itu, masyarakat juga semakin resah akibat adanya pemadaman bergilir yang dilakukan PLN, serta sulitnya mendapatkan pasokan air bersih.

“Kondisi ini sangat memberatkan masyarakat dan pelaku UMKM. Negara sudah hadir lewat subsidi, tapi di tengah jalan dinikmati oleh para mafia,” jelas Budhy yang juga pengurus MPW KIWAL SULSEL.

Budhy berharap, pemerintah daerah segera mencari solusi demi mengatasi kelangkaan BBM subsidi dan LPG 3 Kg ini.

“Semoga pemerintah dalam hal ini Gubernur dan Wali Kota memberi perhatian serius dan segera mencari solusi demi mengatasi kelangkaan yang sangat berdampak signifikan bagi keberlangsungan hidup masyarakat,” tutupnya. (*)

Laporan : Tim
Editor : Budhy JH