www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa

Panwas dan PPK Tamalanrea Diduga Manipulasi Suara Demi Loloskan Partai dan Caleg Tertentu

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Dugaan tindakan kecurangan manipulasi data perolehan suara partai dan calon anggota legislatif DPRD Kota Makassar yang diduga dilakukan oleh oknum Panwas dan PPK Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar, kini ramai di perbicangkan.

Pasalnya, anggota tim pemenangan dari salah satu calon anggota legislatif DPRD Kota Makassar Dapil III, menemukan adanya indikasi dugaan kecurangan yang akan dilakukan oleh oknum Panwas dan PPK Kecamatan Tamalanrea demi meloloskan partai dan caleg lain yang diduga kuat menjadi bekingannya.

Ia pun mensinyalir, bahwa suara yang telah diperoleh oleh caleg dan partainya tersebut akan dikurangi dan dialihkan ke caleg yang menjadi mitra atau bekingan dari oknum Panwas dan PPK itu.

Saat ditemui, anggota tim pemenangan dari salah satu caleg DPRD Kota Makassar tersebut memperlihatkan bukti percakapan WA yang beredar luas di grupnya, bahwa kuat dugaan oknum Panwas dan PPK Kecamatan Tamalanrea mencoba merubah data perolehan suara untuk partai dan caleg tertentu di wilayah tersebut.

“Panwas dan beberapa anggota PPK disini sedang diskusi, kayaknya ada wacana untuk mengerjai suara Perindo dan Gerindra untuk DPRD kota. Mereka membahas Nasdem dan Demokrat akan ada freming masing-masing dapat 2 kursi sehingga seolah-olah kursi terakhir akan diperebutkan oleh Gelora, Perindo dan Gerindra,” terangnya kepada media ini, Selasa (20/02/2024) sore.

Lanjut dirinya menjelaskan, bahwa perolehan suara dari partai-partai dan caleg tertentu akan di kurangi dan ditambahkan demi meloloskan partai dan oknum-oknum bekingannya.

Atas dasar itu, dirinya sangat menyayangkan apabila hal itu benar-benar terjadi.

“Sangat disayangkan apabila oknum Panwas dan PPK Kecamatan Tamalanrea tersebut melakukan hal memalukan itu. Kenapa, karena itu telah mencoreng nilai-nilai luhur demokrasi dan mereka dengan sengaja telah melanggar janji sumpahnya dihadapan Tuhan sebagai pihak penyelenggara pemilu,” jelas oknum yang enggan disebutkan namanya itu.

Ia pun menegaskan, bahwa apabila dugaan pelanggaran itu benar terjadi, maka dirinya bersama tim kuasa hukum akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu dan penegak hukum.

“Kami tidak segan-segan akan melaporkan oknum Panwas, PPK, dan oknum caleg yang bekerjasama dengan mereka beserta temuan pelanggaran tersebut ke Bawaslu dan penegak hukum apabila hal itu benar-benar terjadi,” tegasnya.

Hingga berita ini dilayangkan, belum ada tanggapan dari pihak Panwas ataupun PPK Kecamatan Tamalanrea. (*)

Laporan : Tim
Penulis   : Budhy