www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa
iklan arya 2

Mantan Ketua Ansor Makassar Dilantik Sebagai Pengurus LBH PBNU 2022-2027, Ini Sosoknya

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar acara pengukuhan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBNU periode 2022-2027.

Acara itu digelar di Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/03/2022).

Yang menarik perhatian, salah satu tokoh muda NU asal Sulawesi Selatan, yang juga merupakan mantan Ketua GP-Ansor Kota Makassar, masuk dalam daftar jajaran pengurus PBNU. Ia adalah adalah Bakri Ridwan, yang akrab disapa Opan.

Berdasarkan informasi, Bakri Ridwan tercatat sebagai salah satu pengurus di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PBNU Periode 2022-2027.

Saat di konfirmasi, hal itu dibenarkan oleh Rahmat Hidayat, salah satu sahabat dekat Bakri Ridwan.

“Benar, beliau (Bakri Ridwan) hari ini resmi dilantik sebagai salah satu pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PBNU,” ucapnya saat dihubungi via selulernya.

Rahmat mengatakan, dirinya sangat senang dan bangga ada kader muda NU dari Sulsel yang bisa masuk dalam struktur jajaran pengurus lembaga sekelas PBNU.

“Yang pasti senang dan bersyukur ada kader NU dari Sulsel yang bisa masuk dalam struktur sekelas PBNU. Tidak gampang loh bisa masuk kesini,” ujar Ambaz, sapaan akrab Rahmat Hidayat.

Ambaz berharap, dengan masuknya Bakri Ridwan di PBNU sebagai pengurus, tentunya bisa menjadi representatif bagi kaum intelektual muda NU lainnya khususnya di Sulsel, untuk tetap konsisten dalam menjaga maruah organisasi yang berhaluan Ahlusunnah Wal Jamaah ini.

“Beliau merupakan keterwakilan kaum muda NU khususnya di Sulsel. Kenapa, karena sampai hari ini Opan tetap konsisten terhadap organisasi dan keberpihakannya kepada kepentingan NU,” jelasnya lagi.

Mabincab PMII Cabang Makassar itu menambahkan, bahwa Opan sedari dulu selalu mengajarkan tentang bagaimana cara berorganisasi yang baik, dan konsisten terhadap gerakan berlembaga.

“Opan itu orangnya santai dan fleksibel, namun tegas dan berkarakter. Beliau selalu mengajarkan kita, adik-adiknya, sahabatnya, bagaimana berorganisasi yang baik, tidak abu-abu, serta slalu konsisten dalam keberpihakan. Semoga kedepannya NU di Indonesia khususnya di Sulsel, makin maju dengan adanya kader-kader muda NU seperti Opan didalam lembaga tersebut,” tutupnya. (Budhy)