www.jejakhitam.com
Tajam Mengungkap Peristiwa
iklan arya 2

Sat Intelkam Polda Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama Serikat Buruh dan Pekerja

JEJAKHITAM.COM (MAKASSAR) – Dalam rangka menyambut hari Buruh Sedunia (May Day), Satuan Intelejen Keamanan (Sat Intelkam) Polda Sulawesi Selatan, menggelar acara buka puasa bersama dengan perwakilan dari lembaga buruh/pekerja se-Sulsel, bertema “Bersama-sama kita bisa menciptakan May Day yang kondusif dan mencegah penyebaran Covid-19”.

Acara itu digelar di Max Bistro hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin (25/04/2022) sore, sekitar pukul 17.30 Wita.

Hadir dalam kegiatan itu, Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Yudi Hermawan, S.Sos, Kasubdit Sosbud Dit Intelkam Polda Sulsel, Kompol Sismoyo, Ketua DPD KSBSI Sulsel Andi Mallanti, Ketua DPD KSPSI Sulsel Basri Abbas, S.H, Sekertaris DPD KSPSI Abdul Muis, S.H, Presiden KSN Sulsel Muktar Guntur, S.H, Ketua FSPMI-KSPI Fadli Yusuf, dan Sekertaris Kahutindo Sulsel, Idawati.

Dalam sambutannya, Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Yudi Hermawan mengungkapkan, tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai wadah mempererat silaturahim sekaligus upaya meningkatkan sinergitas antara serikat buruh/pekerja dengan pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif jelang peringatan May Day.

“Kegiatan ini merupakan wadah silaturahim sekaligus meningkatkan sinergitas antara pemerintah dengan teman-teman serikat buruh/pekerja, jelang peringatan May Day (Hari Buruh). Hal ini juga sebagai langkah Sat Intelkam Polda Sulsel dalam upaya mencegah penyebaran wabah virus Covid-19 agar tidak kembali meningkat,” ucapnya.

Koordinator Wilayah KSBSI Sulsel, Andi Mallanti menuturkan, kegiatan ini juga bertujuan membangun hubungan emosional yang baik antara penegak hukum dengan masyarakat, sehingga terciptanya penegakan hukum yang lebih professional.

Andi Mallanti juga berharap, pemerintah segera mencabut Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, karena sangat merugikan pihak buruh dan pekerja.

“Semoga pemerintah dapat mendengar aspirasi dan keluhan kami,” harapnya.

Hal yang sama juga diutarakan Presiden Konfederasi Serikat Nusantara, Muktar Guntur. Ia mengatakan, melalui momentum peringatan May Day tahun ini, semoga apa yang menjadi tuntutan kami dari serikat buruh dan pekerja bisa terealisasi.

“Saat ini Indonesia berada dalam cengkraman oligarki, dan itulah yang menjadi pemicu bagi kami melayangkan berbagai tuntutan kepada pemerintah tentang UU Cipta Kerja bersama turunannya, yang mengatur persoalan upah, dimana itu sangat merugikan kami para kaum buruh,” ujarnya.

Dirinya meminta, agar Polda Sulawesi Selatan segera membentuk dan mendeklarasikan Dest tenaga kerja guna mengurangi estimasi massa saar aksi unjukrasa dari kaum buruh/pekerja di wilayah Sulawesi Selatan.

Senada dengan hal itu, Ketua DPD KSPSI Sulsel Basri Abbas menuturkan, semoga kegiatan ini menjadi momen silaturahmi dan mampu meningkatkan sinergitas antar pihak pemerintah, Polri, dan buruh/pekerja, sehingga kedepannya kita mampu bersinergi dalam menghadapi berbagai masalah yang menyangkut perburuhan.

Usai buka puasa bersama, jajaran Sat Intelkam Polda Sulsel bersama unsur buruh dan pekerja, menggelar foto bersama. (Budhy)